logo

logo

Welcome to the Institute for the Study of Law and Muslim Society, an academic entity committed to being a center of excellence in developing legal knowledge and understanding the dynamics of Muslim societies.

Get In Touch

Riset Berlanjut: Laksanakan Observasi Lapangan Ketiga, Tim LILA MoRA the AIR Funds 2025 Eksplorasi Pengadilan Agama Boyolali

Riset Berlanjut: Laksanakan Observasi Lapangan Ketiga, Tim LILA MoRA the AIR Funds 2025 Eksplorasi Pengadilan Agama Boyolali

LILA MoRA, Boyolali – Rangkaian penggalian data mendalam mengenai akses keadilan dan perlindungan hukum bagi kelompok rentan terus dikembangkan oleh Tim LILA MoRA the AIR Funds 2025. Setelah merampungkan penggalian data komprehensif di Pengadilan Agama (PA) Klaten dan PA Magelang, tim LILA MoRA langsung melanjutkan agenda turun lapangan ke destinasi ketiga, yaitu Pengadilan Agama (PA) Boyolali. Langkah berkesinambungan ini diambil untuk memperluas cakrawala pemetaan empiris mengenai praktik advokasi hukum, dinamika ruang mediasi, serta kontribusi profesional saksi ahli dalam perkara hukum keluarga Islam yang berkeadilan gender dan agama. Sebagaimana komitmen metodologis di lokasi-lokasi sebelumnya, pelaksanaan observasi di lokasi ketiga ini tetap ditekankan pada partisipasi aktif mengikuti persidangan secara langsung guna menangkap dinamika hukum acara riil, melakukan wawancara dengan mediator di ruang mediasi, serta menyelenggarakan wawancara mendalam bersama para hakim.

Agenda riset di Kabupaten Boyolali ini diawali dengan sesi penyambutan formal yang berlangsung hangat dan penuh keakraban di ruang pimpinan pengadilan. Kehadiran tim LILA MoRA diterima dan disambut secara langsung oleh Ketua PA Boyolali, Bapak Ahmad Jamil, S.Ag., M.H., bersama seluruh jajaran Hakim dan Panitera PA Boyolali. Dalam sesi seremonial pembuka tersebut, Ketua PA Boyolali, Bapak Ahmad Jamil, S.Ag., M.H., menyampaikan apresiasi tinggi dan rasa hormat atas dipilihnya PA Boyolali sebagai salah satu tempat penelitian di wilayah Jawa Tengah dan DIY. Pihak pimpinan beserta seluruh jajaran struktural dan fungsional pengadilan menyatakan keterbukaan penuh serta kesiapan untuk memfasilitasi kebutuhan data tim LILA MoRA. Pihak pengadilan juga menaruh harapan besar supaya hasil riset ini dapat  memperkaya khazanah sistem peradilan dan kehakiman, khususnya dalam memperkuat perspektif hakim saat memutus perkara-perkara sensitif yang melibatkan hak-hak perempuan dan anak.

 

Merespons sambutan hangat tersebut, Ketua Tim Peneliti, Prof. Dr. Euis Nurlaelawati, M.A., Ph.D., menyampaikan rasa terima kasih sekaligus memaparkan signifikansi akademis dari kelanjutan riset yang didanai oleh The AIR Funds – LPDP 2025 ini. Ia menguraikan bahwa kunjungan ke PA Boyolali memiliki nilai krusial untuk memperkaya komparasi data sosiologis mengenai bagaimana negosiasi hukum, standar moral, dan relasi kuasa di peradilan agama. Melalui fokus riset yang tajam, tim ingin melihat sejauh mana peran pengacara, mediator, dan saksi ahli saling bertautan dalam mendukung terwujudnya putusan hukum substantif yang inklusif.

Guna mengefektifkan waktu penggalian data primer di lapangan, tim LILA MoRA segera membagi diri ke dalam beberapa kelompok kerja kecil untuk menyisir objek observasi. Bagian tim pertama bergerak mengikuti jalannya persidangan secara langsung di ruang sidang demi memotret strategi pembelaan hukum para advokat serta interaksi hukum acara di hadapan majelis hakim. Sementara itu, bagian tim kedua melakukan observasi dan wawancara dengan mediator yang berada di ruangan mediasi, Melengkapi data lapangan tersebut, bagian tim ketiga menyelenggarakan sesi wawancara mendalam secara terpisah bersama para hakim guna mengonfirmasi temuan-temuan empiris serta mendalami dinamika penyelesaian sengketa hukum keluarga yang beragam di wilayah hukum Boyolali.

 

Seluruh rangkaian kegiatan observasi dan wawancara di PA Boyolali terlaksana dengan sangat lancar, produktif, dan dipenuhi dialog akademis yang interaktif. Kegiatan ditutup dengan agenda ramah tamah serta sesi foto bersama sebagai simbol sinergi yang kuat antara dunia akademis dan lembaga peradilan. Seluruh Tim LILA MoRA menyampaikan rasa terima kasih yang tiada terhingga atas dukungan, keramahan, dan transparansi yang diberikan oleh Ketua PA Boyolali, para hakim, panitera, beserta seluruh keluarga besar PA Boyolali. Seluruh data primer yang telah berhasil dihimpun dari Boyolali ini selanjutnya akan diintegrasikan dengan basis data dari lokasi riset sebelumnya untuk diolah secara komprehensif menjadi laporan akhir, naskah jurnal internasional bereputasi, serta draf policy brief strategis demi mendorong peradilan Islam yang semakin responsif gender.

 

Pewarta: Kholifatun Nur Mustofa

Editor: Euis Nurlaelawati dan Lindra Darnela